Blog

Kabar gembira kembali menjadi hadiah bagi Universitas Gajayana (Uniga) Malang di usia ke 36. Upaya Uniga Malang untuk membuka 2 program studi (prodi) baru membuahkan hasil. Setelah perjuangan yang cukup panjang, akhirnya pada tanggal 20 Januari 2016, Uniga Malang mendapatkan ijin dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) untuk pembukaan kegiatan belajar mengajar program magister akuntansi. Hal ini berdasarkan surat keputusan (SK) no. 43/KPT/I/2016. Tidak hanya berhenti di sini saja, tetapi berlanjut di tanggal 14 April 2016, berdasarkan Surat keputusan Kemenristekdikti RI no. 143/KPT/I/2016, Uniga Malang juga mendapatkan ijin untuk pembukaan program studi Ilmu Komunikasi.

Hal ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Uniga Malang. Terlebih ijin untuk 2 prodi baru ini terbilang cepat. Dari ribuan proposal pengajuan prodi dari universitas lain, Uniga Malang termasuk salah satu yang lolos tanpa revisi proposal. Sehingga proses turunnya ijin tidak berbelit-belit. Ditambah dengan sistem online yang memudahkan pemrosesan pengajuan.

Ini diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Umum Uniga Malang, Dr. Umi Muawanah, S.E., M.Si. Ak, beliau berkata, “Kami sangat bersyukur dengan turunnya ijin 2 prodi baru ini. Dari ribuan PT (baca: perguruan tinggi) yang mengajukan kami salah satu yang diterima. Tentu lebih banyak yang ditolak. Selain itu juga ini (pengajuan) termasuk cepat. Kami mengajukan pada periode 2015, dan tahun 2016 ini ijin langsung kami terima. Selama proses pengajuan, kami juga sangat bersyukur karena tidak adanya revisi proposal pengajuan. Sehingga mempercepat proses perijinan. Yang perlu waktu hanya pengesahan dari kementerian saja.”

Lebih lanjut, alasan Uniga Malang mengajukan 2 prodi baru ini karena peluang masih terbuka lebar. Di malang Raya sendiri, PTN atau PTS yang memiliki prodi S2 akuntansi dan S1 ilmu komunikasi belum banyak. Padahal peminat sangat besar. Selain itu, Uniga Malang juga memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, sehingga setelah dilakukan analisis SWOT Uniga Malang memutuskan untuk mengajukan 2 prodi tersebut. Ditambah lagi Uniga Malang merasa yakin dengan kapabilitasnya, terlebih setelah disahkannya akreditasi institusi untuk Uniga Malang dengan nilai B berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanggal 29 Januari 2016 dengan no. 0037/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2016.

Ke depan, Dr. Umi berharap peluang untuk 2 prodi yang terbilang masih luas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar Uniga Malang dapat memberi kontribusi yang maksimal di dunia pendidikan khususnya di bidang akuntansi dan ilmu komunikasi. Beliau berharap, “Kami berharap dengan dibukanya 2 prodi baru ini dapat bermanfaat untuk stake holder dalam penambahan keilmuan di bidang akuntansi dan ilmu komunikasi. Dan bagi lembaga sendiri dapat menjadi pemicu untuk terus menjadi PT yang lebih baik”. (fan-PTI)

Rektor Uniga Malang (kiri) berfoto bersama Wakil Rektor Bidang Akademik & Umum (kanan) serta Ketua Program Magister dan Dekan Fisb Uniga Malang


Rektor Uniga (kiri) menyerahkan wewenang pengelolaan prodi magister akuntansi kepada Ketua Program Magister