Blog

pelatihanMALANG – Untuk membantu meningkatkan sektor perekonomian masyarakat kecil menengah, pekan lalu jajaran dosen dari Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) LPPM Universitas Gajayana (UNIGA) melakukan beberapa kegiatan diantaranya menyumbangkan sebuah kompor  pada warga. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian agenda pengabdian masyarakat dosen UNIGA yang berlokasi di kelurahan Pandanwangi kecamatan Blimbing.  Pengabdian Masyarakat oleh Posdaya Uniga berorientasi pada beberapa bidang, antara lain bidang lingkungan, ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun pengabdian kali ini dilakukan dalam sektor ekonomi warga kelurahan Pandanwangi. Dimana sebagian warganya memiliki kegiatan wirausaha untuk penghasilan sehari-hari. Salah satu kegiatan wirausaha yang ditekuni warga selama ini yaitu mengolah produk makanan dari bahan ikan lele. Salah satunya Marning Lele sebagai produk olahan yang cukup banyak dihasilkan.
Karena proses pengolahannya dilakukan  dengan cara digoreng, warga sangat membutuhkan kompor. Namun selama ini diantara mereka ada yang masih memakai tungku. Maka untuk membantu mereka para dosen memberikan bantuan berupa kompor gas agar proses pengolahan lebih efektif.
“Kalau pakai tungku hasil olahannya pun tidak begitu enak, karena panasnya minyak goreng tidak dapat dikontrol sesuai yang diinginkan,” ujar Ketua LPPM UNIGA, Dr. Sri Hadiati, SE. MS.
Pengabdian kali ini juga diwarnai dengan kegiatan pelatihan bagi anggota PKK Kelurahan Pandanwangi. Pelatihan kewirausahaan ini difokuskan pada cara meningkatkan produktivitas pengolahan ikan lele. Seluruh jenis olahan lele dibahas sehingga membuka wawasan peserta untuk semakin berinovasi. Misalnya kripik dan abon yang dibuat dari lele. Termasuk bagaimana memasarkan produk jadi yang sudah dihasilkan.
“Biasanya kesulitan yang dialami warga saat sampai pada tahap pemasarannya. Maka dalam pelatihan saat itu, juga disampaikan informasi terkait hal tersebut,” tambah Dr. Endang Suswati, SE. MS yang juga turut melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.
Untuk memotivasi warga, juga dihadirkan pengusaha olahan lele yang sudah dianggap sukses dalam usahanya. Pelatihan tersebut membuka wawasan warga lebih luas untuk usaha olahan lele, yang memungkinkan untuk meningkatkan produktifitas mereka. (imm/oci)

sumber : malang-post