Blog

Malang: Rektor Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Dyah Sawitri mengakui sistem seleksi yang dimiliki Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id sangat baik dalam menyaring calon mahasiswa yang berkualitas. Sehingga pihak kampus mendapatkan input mahasiswa yang berkualitas, tidak hanya dari sisi akademik, namun juga nonakademik.

Hal tersebut dibuktikan dengan keaktifan mahasiswa jebolan OSC di berbagai kegiatan kampus. “Mereka semua sangat aktif dan kreatif juga, selalu menunjukkan ide-ide cemerlang. Karena anak-anak beasiswa ini pasti punya nilai lebih,” kata Dyah di Kampus Uniga, Malang, Kamis, 25 April 2019.

Wanita berhijab ini menjelaskan, mahasiswa penerima beasiswa OSC Medcom.idyang kuliah di Uniga sangat aktif di organisasi intra kampus. Mulai dari Unit Kreativitas Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan hingga Badan Eksekutif Mahasiswa. 
“Jadi mereka mengasahcapacity building melalui organisasi. Membangun karakter nonakademik. Mereka dituntut aktif dan punya kelebihan, tidak hanya pintar saja. Sehingga nantinya dapat menghadapi era saat ini,” jelasnya.

Baca:Rektor Uniga: Kami Pasti Ikut OSC Lagi

Bahkan sejumlah prestasi pun diraih oleh para mahasiswa beasiswa OSC Medcom.id ini. Salah satunya menjadi 16 besar mahasiswa terbaik pada ajang debat Bahasa Inggris tingkat nasional beberapa waktu lalu.

“Juga ada mahasiswa yang juara di olimpiade Fisika tingkat regional Jawa Timur dan mahasiswa yang juara di olimpiade Akuntansi. Artinya mereka bisa,” tegas Dyah.

Wanita yang juga menjabat Ketua Aptisi Malang ini berharap para mahasiswa OSC Medcom.id ke depannya dapat lebih berprestasi baik secara akademik maupun nonakademik serta mampu berperan aktif membangun prodinya masing-masing

“Saat ini yang paling penting adalah pendidikan karakter. Kita akan bangun mereka untuk jadi pemimpin masa depan. Harapannya mereka bisa mencetak pengetahuan dan memiliki kemampuan kognitif dan afektif yang lebih,” pungkasnya.