Blog

Universitas Gajayana Malang bakal melepas 413 mahasiswanya pada prosesi wisuda di Aula Utama UNIGA Malang hari ini. Acara yang akan dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 7 Prof. Dr. Ir. SUprapto DEA itu akan melepas 327 wisudawan S-1 dan 86 wisudawan Pascasarjana (S-2).
Rektor Unigamalang Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. menyatakan bahwa agenda wisuda menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban Uniga, baik kepada masyarakat secara luas dan kepada mahasiswa secara khusus. “Inilah wujud karya nyata Uniga Malang yang terdepan dan berkarakter”, kata Prof Dyah.

Tak sekedar meluluskan, Prof Dyah menjamin bahwa setiap wisudawan memiliki kualitas sesuai kompetensinya masing-masing. “kami selalu berupaya untuk mengoptimalkan kinerja melalui peningkatan mutu proses akademik maupun penguatan kelembagaan.” jelas dia.

Implementasinya adalah perbaikan proses perkuliahan secara continous improvement, penguatan siswa penjaminan mutu, eningkatan jumlah riset, maupun pengabdian kepada masyarakat. “Kami juga menjalin kerjasama Internasional dengan perguruan tinggi di Australia, Thailand, Korea Selatan, dan Kamboja,” Lanjut dia.

TIndak lanjut dari kerja sama itu berupa joint publication, program pertukaran mahasiswa, serta peningkatan kompetensi kebahasan bagi dosen dan mahasiswa. “Tujuannya agar lulusan mempunyai kompetensi yang mampu bersaing di era revolusi industri 4.0,” tegas dia.

Prof Dyah menyadari bahwa mencetak lulusan yang bisa survive dan mampu bersaing di era revolusi industri 4.0 bukanlah hal mudah.

Untuk menyongsong era revolusi industri 4.0 di atas, Uniga membekali lulusannya (wisudawan) degnan pidato orasi ilmiah oleh Dr. Ir. Patdono Suwignjo Meng, Sc, Ditjen Kelembagaan IPTEK-Dikti. “Karena itu, Uniga Malang terus berikthiar melakukan perubahan ke arah perbaikan.” ucapnya.

Proses itu pun terus berjalan, misalnya soal akreditasi perguruan tinggi. Saat ini, Uniga Malang menjadi kampus yang terakreditasi B dari BAN-PT. Pun demikian dengan akreditasi terhadap program studi.

Sejauh ini, prodi magister manajemen sudah mendapatkan akreditasi A. Lalu magister akuntansi terakreditasi B, sedangkan delapan prodi S-1 telah terakreditasi B.

Sementara tiga prodi baru, yakti S-1 ilmu komunikasi, teknik industri, dan fisia tengah dalam proses reakreditasi. “Sebab, izin operasional baru turun dan diharapkan akhir tahun depan sudah bisa terakreditasi, minimal B”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Dyah juga mengungkapkan bahwa bahwa 2017 lalu, sebagnyak 64 mahasiswa Uniga mendapatkan beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan bidikmisi. Kemudian, ada 10 mahassiwa yang mendapatkan beasiswa penuh selama kuliah, dan 55 mahasiswa mendapatkan subsidi dengan biaya pendidikan dari Yayasan Pendidikan Gajayana.

Selain itu, selama 2 tahun ini, Uniga Malang memberi beasiswa untuk 20 mahasiswa meallui Online Scholarship COmpetition (OSC) 2018 yang bekerja sama dengan metrotvnew.com/medcom.id (radar malang)

Selain itu, selama 2 tahun ini, Uniga Malang memberi beasiswa untuk 20 mahasiswa meallui Online Scholarship COmpetition (OSC) 2018 yang bekerja sama dengan metrotvnew.com/medcom.id (radar malang)