Hari Senin (04/08) merupakan hari yang menggembirakan untuk pada mahasiswa baru di Unversitas Gajayana Malang. pasalnya hari itu mereka resmi memulai jenjang perkuliahan mereka. Hal ini ditandai dengan gelaran acara STUPA (Studi Pengenalan Mahasiswa Baru). Acara STUPA yang diadakan selama 6 hari hingga hari Sabtu tersebut dibuka dengan resmi oleh Rektor Uniga Malang, Prof. Dr. Dyah Sawiti, S.E., MM. Hampir 700 mahasiswa baru mengisi kursi-kursi stupa yang disiapkan di aula utama Uniga Malang.

Acara yang dimulai tepat pukul 08.00 pagi tesebut tampak begitu menggairahkan bagi para mahasiswa baru. Dalam acara penyambutan pagi itu mereka dikenalkan kepada para pejabat rektorat dan dekanat. Mereka pun dikenalkan kepada kaprodi masing-masing yang nanti akan sering mereka jumpai selama menjalani kuliah.

“Selamat datang di Universitas Gajayana. Universitas yang akan menjadi tempat kalian menimba ilmu. Yakinlah bahwa pilihan kalian tepat. Kalian sudah memilih dengan baik untuk berkuliah disini. Karena Uniga Malang ini merupakan kampus yang terdepan dan berkarakter. Juga kami telah terbukti mampu meluluskan mahasiswa yang sekarang ini mengisi pos-pos penting di dunia kerja. Saya sendiri merupakan lulusan S1 Uniga Malang sendiri. Jadi bersungguh-sungguhlah selama kuliah di sini.” Sambut perempuan berjilbab yang saat ini menjabat sebagai Rektor Uniga Malang tersebut.

Selain penyambutan dari rektor, mahasiswa juga ditunjukkan kepada pejabat BEM yang saat itu diwakili oleh Presiden BEM Uniga Malang, Gadis Pradiya Paramitha. Perempuan berparas manis yang saat itu berjilbab hitam nampak sumringah menyambut para maba. Ia dan seluruh jajarannya akan mengajak para maba untuk lebih mengenal kampusnya. Kepanitian acara STUPA ini adalah BEM Uniga Malang sebagai bentuk pembelajaran organisasi bagi mereka di masa mendatang.

Menjelang siang acara penyambutan maba yang telah resmi dibuka tersebut ditutup dengan doa. Dan selanjutnya mereka akan menjalani serangkaian acara yang telah disusun oleh panitia. Salah satunya adalah pengenalan Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat yang dilangsungkan pada hari Rabu pagi. Ketua LPPM, Dr. Jose Rizal memberikan pemaparan kepada para mahasiswa baru mengenai lembaga yang ia kelola.

Di hari Kamisnya para maba diajak untuk pengabdian desa di Kampung Gumuk. Sebuah kampung kecil di Kabupaten Malang. Desa yang berjarak sekitar 30 menit melalui perjalanan darat tersebut memang jauh dari keramaian. Selain melakukan kerja bakti, para maba dan civitas akademik Uniga Malang juga memberikan bantuan berupa pemberian sembako bagi masyarakat desa tersebut.

Rangkaian acara tersebut akan ditutup dengan inagurasi yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu. Di hari sabtu tersebut juga merupakan puncak acara dan penutupan kegiatan stupa. (fan-PTI)