Banyuwangi, kota yang saat ini sedang beranjak naik daun menjadi lokasi kunjungan acara Study Excursie oleh Universitas Gajayana (Uniga) Malang. Para peserta dalam studi ini adalah mahasiswa penerima beasiswa dan beberapa anggota BEM yang baru saja dilantik. Mereka didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Djuni Farhan, S.E., M.Si.

Study Excursie ini dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan para mahasiswa kepada Usaha Kecil Mikro (UKM) di wilayah Banyuwangi. Mereka belajar kepada para ‘master’ UKM bagaimana cara memulai bisnis dan mengembangkannya hingga bagaimana membaca pasar yang saat ini sedang menjadi tren. Dua lokasi yang menjadi bahan pembelajaran adalah Sentra Batik Priggokusumo dan Sentra Produksi Abon Ikan Tuna.

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, selain karena saat ini Indonesia sedang getol memperkenalkan batik dari masing-masing daerah juga karena Indonesia sedang mengembangkan nilai kearifan lokal agar semakin dilirik oleh wisatawan asing. Tak lupa pula pengembangan bisnis lokal ini juga sebagai identitas Indonesia di mata asing.

Menjadi hal yang menggembirakan juga adalah, di hari yang sama, terdapat undangan dari Dinas Pariwisata Banyuwangi kepada para peserta Study Excursie untuk menghadiri acara pembukaan Festival Banyuwangi Weekend. Acara pembukaan yang dihadiri oleh Bupati Banyuwangi menjadi angin segar bagi keterbukaan hubungan antara Uniga Malang dan Kabupaten Banyuwangi.

Festival Banyuwangi Weekend merupakan acara tahunan yang menjadi salah satu gelaran Dinas Pariwisata setempat. Ini pun menjadi embrio bagi munculnya kegiatan-kegiatan kebudayaan yang nantinya akan menjadi icon bagi Kabupaten Banyuwangi. Seperti kita ketahui bahwa saat ini Banyuwangi sedang getol-getolnya meningkatkan tujuan wisata Banyuwangi sebagai salah satu alternatif bagi wisatawan Bali.

Studi Excursie ini berlangsung selama satu hari yakni pada tanggal 01 April 2017 lalu. 50 peserta sangat antusias menelaah ilmu dari para ahli. Ke depan, diharapkan para mahasiswa Uniga Malang juga dapat mengembangkan bisnis UKM sebagai salah satu alternatif bidang pekerjaan. (fan-PTI)