Universitas Gajayana (Uniga) Malang tengah mengadakan gelaran acara PEKERTI (Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional) dan AA (Applied Approach). Program ini merupakan pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kompetensi profesional dosen dalam memangku jabatan fungsional, terutama dalam peningkatan keterampilan pedagogis.

Berbeda dari pelatihan sebelumnya, kali ini Uniga Malang tidak hanya menggelar PEKERTI tetapi juga pelatihan AA. Pelatihan AA ini merupakan pelatihan lanjutan setelah PEKERTI. Program PEKERTI & AA yang dilaksanakan oleh Uniga Malang ini bekerjasama dengan Kopertis VII wilayah Jawa Timur. Pasalnya sertifikat yang nantinya akan diterbitkan bagi para peserta juga disahkan oleh Kopertis wilayah VII jawa timur.

Pelaksanakan PEKERTI & AA kali ini berlangsung mulai tanggal 27 Februari hingga 3 Maret 2017. Selama 5 hari, ratusan peserta PEKERTI & AA yang telah mendaftar dari seluruh Universitas se-Malang Raya mengikuti pelatihan sejak pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore. Acara ini dilaksanakan di aula pascasarjana Uniga Malang.

PEKERTI menjadi penting dalam pengembangan profesionalisme dosen karena kurikulum yang ditetapkan oleh DIKTI sejalan dengan amanat UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Disebutkan bahwa, beban kerja dosen mencakup kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan proses, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian.

Para pemateri dalam pelatihan berserifikat ini berasal dari beberapa universitas dan juga Kopertis wilayah VII. Materi yang diberikan meliputi paradigma pembelajaran dalam pengembangan sistem pembelajaran, merancang sistem pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan meningkatkan mutu sistem pembelajaran. Selain itu para dosen juga
diajari bagaimana melakukan evaluasi di tiap mata kuliah yang diampu. Para dosen yang menjadi peserta dalam acara ini juga dituntut untuk memiliki kompetensi dasar mengajar.

Tidak hanya bersifat materi, para dosen juga diminta untuk mempraktekkan apa yang telah dirancang di hadapan para pemateri dan sesama rekan dosen. Praktek ini dpat dilakukan perseorangan maupun kelompok. (fan-PTI)