PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR TEKNIK INSTRUKSIONAL (PEKERTI)

Kepada Yth. :
Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Swasta
di-
tempat

Perihal : Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI)

Dengan hormat,

Universitas Gajayana Malang bekerjasama dengan Kopertis VII akan melaksanakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI), yang ditujukan kepada Dosen Tetap (DPK dan DTY) Semalang Raya, Kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) akan dilaksanakan pada:

Hari : Senin s/d Jum’at
Tanggal : 22 s/d 26 Agustus 2016
Jam : 07.30 s/d 17.00 WIB
Tempat : Universitas Gajayana Malang

Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara:

  1. Mengisi Formulir pendaftaran (terlampir) dan mengirimkan formulir tersebut ke alamat email: uniga@unigamalang.ac.id atau mengantar langsung formulir pendaftaran ke bagian Biro Administrasi Akademik Universitas Gajayana Malang, Pendaftaran ditutup tanggal 12 Agustus 2016 pukul 14.00 WIB.
  2. Kontribusi kegiatan sebesar Rp. 1.500.000.- per orang ditransfer ke nomor rekening:
    • BNI Cab. UNIBRAW 003 – 9649359BRI
    • KCP Gajayana 2271 – 01 – 00000230 – 4
    • BCA Cab DINOYO 011 – 3785044
    • MANDIRI 144 – 00 – 021 – 9631 – 6
    • Atas nama : Yayasan Pendidikan Gajayana
  3. Konfirmasi transfer kontribusi kegiatan dapat menghubungi ke 0341-562411, sms ke 08123312779 atau email ke uniga@unigamalang.ac.id

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Malang, 28 Juni 2016
Rektor,

Ttd.

Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M.

Pendaftaran sudah memenuhi kuota. Daftar nama peserta akan diunggah

LDK GELAR RAMADHAN IN CAMPUS

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Gajayana (Uniga) Malang me-Ramadhan-kan kampus dengan gelaran acara Ramadhan In Campus. Acara yang berlangsung sejak tanggal 1 – 16 Ramadhan 1437 / 6 – 21 Juni 2016 ini dilakukan sejak sore hingga malam hari. Dimulai dengan tadarus sore selepas sholat ashar, lalu dilanjutkan dengan kajian senja jelang berbuka. Kemudian kegiatan berlanjut dengan berbuka bersama. Setelah berbuka puasa, dilanjutkan dengan sholat maghrib bersama, lalu sholat tarawih hingga tadarus malam sampai pukul 21.00 Wib.

Kegiatan tahunan ini cukup mendapat apresiasi yang bagus dari mahasiswa Uniga Malang. Terbukti tidak kurang dari 25 orang yang rata-rata ikut setiap harinya. Mereka rata-rata mahasiswa Uniga Malang sendiri, namun ada beberapa di antaranya yang merupakan mahasiswa dari universitas lain yang ingin turut meramaikan kegiatan tersebut.

Dukungan juga datang dari pihak Universitas dan dosen. Pihak universitas membantu LDK dengan dukungan tempat dan dana. Sedangkan para dosen juga memberi dukungan seperti, donasi dana dan pengisi kajian senja sebelum maghrib. Para dosen seperti Rektor, Wakil Pembantu Rektor, Ketua Program Magister yang sekaligus sebagai Pembina LDK, dan beberapa dosen lain menjadi pengisi kajian senja secara bergiliran selama 15 hari. Sedangkan untuk imam sholat, anggota LDK yang menjadi imam secara bergiliran juga.

Lebih lanjut, Edi Taufiq selaku Ketua Umum LDK mengungkapkan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membangun solidaritas dengan UKM-UKM lain dan tentunya untuk mengisi Ramadhan agar lebih bermanfaat. Ia berkata, “Kegiatan ini sudah dilakukan tiap tahun. Tapi memang untuk tahun ini yang paling lama. Biasanya hanya 10 hari saja. Alhamdulillah tahun ini bisa sampai 15 hari. Kami berharap acara ini dapat menambah hubungan baik dengan UKM lain. Tentu juga agar Ramadhan kita bisa diisi dengan kegiatan yang baik.”

Di akhir rangkaian Ramadhan In Campus, para panitia melakukan aksi sosial lain yakni berbagi takjil dan sahur on the road. Untuk bagi takjil, mereka memilih lokasi di sekitar Masjid Sabilillah Malang. Mereka mengadakannya pada hari ke 16 Ramadhan. Dengan menggalakkan seluruh anggota LDK, mereka berbagi 100 porsi takjil kepada para pengguna jalan. Sedangkan untuk sahur on the road, mereka melaksanakan pada hari ke 15 Ramadhan. Sebanyak 50 porsi makanan sahur dibagikan di sekitaran Pasar Besar Malang yang merupakan area tempat tidur bagi kebanyakan tunawisma di daerah Malang.

Setelah penutupan rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Ramadhan, Edi Taufiq mengungkapkan semua anggota LDK merasa sangat bersyukur telah menjalankan kegiatan ini dengan baik dan maksimal. Terlebih karena semua anggota kompak dan tidak merasa direpotkan dengan kegiatan ini. Ia juga berharap kegiatan serupa dengan kapasitas lebih baik lagi dapat dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.(fan-PTI)

Penyaji ceramah mengisi kajian Sebha
Penyaji ceramah mengisi kajian Sebha
Suasana Musholla An-Nur Uniga Malang jelang waktu berbuka puasa
Suasana Musholla An-Nur Uniga Malang jelang waktu berbuka puasa
Anggota LDK berfoto bersama Rektorat
Anggota LDK berfoto bersama Rektorat

IJIN TURUN, 2 PRODI BARU SIAP BEROPERASI

Kabar gembira kembali menjadi hadiah bagi Universitas Gajayana (Uniga) Malang di usia ke 36. Upaya Uniga Malang untuk membuka 2 program studi (prodi) baru membuahkan hasil. Setelah perjuangan yang cukup panjang, akhirnya pada tanggal 20 Januari 2016, Uniga Malang mendapatkan ijin dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) untuk pembukaan kegiatan belajar mengajar program magister akuntansi. Hal ini berdasarkan surat keputusan (SK) no. 43/KPT/I/2016. Tidak hanya berhenti di sini saja, tetapi berlanjut di tanggal 14 April 2016, berdasarkan Surat keputusan Kemenristekdikti RI no. 143/KPT/I/2016, Uniga Malang juga mendapatkan ijin untuk pembukaan program studi Ilmu Komunikasi.

Hal ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Uniga Malang. Terlebih ijin untuk 2 prodi baru ini terbilang cepat. Dari ribuan proposal pengajuan prodi dari universitas lain, Uniga Malang termasuk salah satu yang lolos tanpa revisi proposal. Sehingga proses turunnya ijin tidak berbelit-belit. Ditambah dengan sistem online yang memudahkan pemrosesan pengajuan.

Ini diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Umum Uniga Malang, Dr. Umi Muawanah, S.E., M.Si. Ak, beliau berkata, “Kami sangat bersyukur dengan turunnya ijin 2 prodi baru ini. Dari ribuan PT (baca: perguruan tinggi) yang mengajukan kami salah satu yang diterima. Tentu lebih banyak yang ditolak. Selain itu juga ini (pengajuan) termasuk cepat. Kami mengajukan pada periode 2015, dan tahun 2016 ini ijin langsung kami terima. Selama proses pengajuan, kami juga sangat bersyukur karena tidak adanya revisi proposal pengajuan. Sehingga mempercepat proses perijinan. Yang perlu waktu hanya pengesahan dari kementerian saja.”

Lebih lanjut, alasan Uniga Malang mengajukan 2 prodi baru ini karena peluang masih terbuka lebar. Di malang Raya sendiri, PTN atau PTS yang memiliki prodi S2 akuntansi dan S1 ilmu komunikasi belum banyak. Padahal peminat sangat besar. Selain itu, Uniga Malang juga memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, sehingga setelah dilakukan analisis SWOT Uniga Malang memutuskan untuk mengajukan 2 prodi tersebut. Ditambah lagi Uniga Malang merasa yakin dengan kapabilitasnya, terlebih setelah disahkannya akreditasi institusi untuk Uniga Malang dengan nilai B berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanggal 29 Januari 2016 dengan no. 0037/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2016.

Ke depan, Dr. Umi berharap peluang untuk 2 prodi yang terbilang masih luas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar Uniga Malang dapat memberi kontribusi yang maksimal di dunia pendidikan khususnya di bidang akuntansi dan ilmu komunikasi. Beliau berharap, “Kami berharap dengan dibukanya 2 prodi baru ini dapat bermanfaat untuk stake holder dalam penambahan keilmuan di bidang akuntansi dan ilmu komunikasi. Dan bagi lembaga sendiri dapat menjadi pemicu untuk terus menjadi PT yang lebih baik”. (fan-PTI)

Rektor Uniga Malang (kiri) berfoto bersama Wakil Rektor Bidang Akademik & Umum (kanan) serta Ketua Program Magister dan Dekan Fisb Uniga Malang
Rektor Uniga (kiri) menyerahkan wewenang pengelolaan prodi magister akuntansi kepada Ketua Program Magister

 

ENTERPRENEUR CORNER, SARANA WIRAUSAHA MAHASISWA UNIGA MALANG

Bri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gajayana baru saja meresmikan Entrepreneur Corner di Universitas Gajayana Malang. Peresmian ini diadakan tanggal 29 Mei 2016. Entrepreneur corner berupa gedung gazebo lengkap dengan fasilitas wifi dan sarana kewirausahaan ini senilai + Rp. 178.000.000. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademika Uniga Malang dalam meningkatkan aspek kewirausahaan.

Prof. Dra. OS. Hastoeti Harsono memotong pita peresmian
Prof. Dra. OS. Hastoeti Harsono memotong pita peresmian

Peresmian berlangsung dengan acara pemotongan pita dan tumpeng. Bertempat di gazebo entrepreneur corner tersebut, acara ini dibuka oleh Rektor Uniga Malang dan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Uniga Malang serta perwakilan dari pihak BRI Peduli. Selain itu acara peresmian ini juga disaksikan oleh Ikatan Alumni Uniga Malang (IKA) Uniga, mahasiswa, dan masyarakat umum. Pasalnya acara ini bertepatan dengan penutupan Dies Natalis Uniga Malang ke 36.

Secara resmi acara dibuka oleh Rektor Uniga Malang, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE., M.M. Sedangkan untuk pemotongan pita dilakukan oleh Prof. Dra. OS. Hastoeti Harsono yang merupakan rektor pertama Uniga Malang dan saat ini berada dalam jajaran anggota Pembina Yayasan Pendidikan Gajayana Malang. Sedangkan untuk pemotongan tumpeng dilakukan oleh Prof. Dr. Drs. Bambang Subroto, MM. yang juga merupakan anggota Pembina Yayasan Pendidikan Gajayana Malang dan disaksikan oleh pihak BRI Peduli. Setelah gedung entrepreneur corner resmi dibuka lalu dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Rektor Uniga Malang.

Rektor Uniga Malang menandatangani peresmian Enterprenur Corner
Rektor Uniga Malang menandatangani peresmian Enterprenur Corner

Peresmian gedung entrepreneur corner ini juga melengkapi kado ulang tahun Uniga Malang yang ke 36. Untuk itulah peresmian tersebut diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis Uniga Malang ke 36. Peresmian ini dilakukan setelah acara jalan sehat Dies Natalis Uniga Malang ke 36.

Baik universitas maupun mahasiswa menyambut dengan senang hati pembangunan gedung entrepreneur corner ini. Lokasi yang strategis diharapkan bisa menjadi lahan yang maksimal untuk melakukan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Ke depan gedung ini akan dikembangkan untuk pelatihan-pelatihan bagi mahasiswa khususnya di bidang wirausaha. Namun meski peruntukannya diharapkan maksimal bagi latihan wirausaha, hal ini tidak menutup kemungkinan untuk pemanfaatan dalam kegiatan lain dan bagi mahasiswa selain fakultas ekonomi.

Pihak BRI Peduli pun juga menyampaikan kebahagiaannya karena dapat memberikan bantuan kepada Uniga Malang. Mereka berharap gedung entrepreneur corner ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan-kegiatan mahasiswa agar mahasiswa mendapat pendidikan skill di luar kurikulum universitas.

Dengan adanya tambahan fasilitas bagi mahasiswa Uniga Malang, universitas berharap keberadaannya terus memberi manfaat yang besar bagi mahasiswa. Universitas juga tidak akan berhenti di sini saja, tetapi akan terus menambah dan memperbaiki fasilitas-fasilitas umum bagi mahasiswa. Terlebih fasilitas yang menyangkut pengembangan skill. Hal ini bersinambungan dengan motto Uniga Malang “We Give The Best”. Terdepan dan berkarakter. (fan-PTI)

Prof. Dr. Drs. Bambang Subroto, M.M. (kiri) memotong tumpeng disaksikan pihak BRI Peduli (tengah) dan Rektor Uniga Malang
Prof. Dr. Drs. Bambang Subroto, M.M. (kiri) memotong tumpeng disaksikan pihak BRI Peduli (tengah) dan Rektor Uniga Malang

RATUSAN UNDANGAN MEMADATI UNIGA MALANG DALAM RANGKA WISUDA

Universitas Gajayana Malang baru saja melaksanakan Wisuda Sarjana Dan Pascasarjana Tahun Akademik 2016-2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan universitas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap mahasiswa dan masyarakat secara luas. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan rangkaian gawe akbar Uniga Malang dalam peringatan Dies Natalis Uniga Malang ke 36. Wisuda Uniga Malang dilaksanakan tanggal 21 mei 2016. Bertempat di auditorium utama Uniga, sebanyak 359 lulusan telah mempersiapkan dirinya masing-masing untuk menyambut hari bahagia tersebut.

Para wisudawan/wisudawati memasuki Aula Utama
Para wisudawan/wisudawati memasuki Aula Utama

Acara wisuda ini juga dihadiri seluruh civitas akademik Uniga Malang dan keluarga para lulusan. Wisudawan/wisudawati tersebut terdiri dari 199 wisudawan program sarjana dan 160 wisudawan program magister. 199 wisudawan program sarjana terbagi ke dalam 3 fakultas dan 8 program studi. Sedangkan untuk program magister, mereka adalah wisudawan program manajemen.

Acara yang telah dipersiapkan dengan matang oleh seluruh panitia yang terlibat ini telah siap sejak pukul 07.00 WIB pagi. Lokasi parkir dan aula utama juga sudah diramaikan oleh para wisudawan dan keluarganya. Kebahagiaan terlihat dari seluruh wisudawan dan keluarga yang hadir. Mereka berbahagia karena telah mampu menyelesaikan studi akademik di tingkat strata 1 dan strata 2. Setelahnya mereka diharapkan siap memberi perubahan di tengah-tengah lingkungannya masing-masing.

Para wisudawan/wisudawatimengikuti jalannya wisuda
Para wisudawan/wisudawatimengikuti jalannya wisuda

Seluruh jajaran Uniga Malang sangat berbahagia dengan wisuda tersebut. Mencetak lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan akademiknya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Uniga Malang sebagai salah satu perguruan tinggi. Selain itu, bekal yang telah diberikan oleh Uniga Malang kepada para lulusan selama masa pendidikan diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Orientasi Uniga Malang terhadap peningkatan intelektualitas, skill dan penguatan karakter telah sejak lama ditanamkan kepada para pendidik. Sehingga dapat ditransformasikan dengan baik kepada para mahasiswa hingga mereka dinyatakan lulus.

Dalam acara tersebut, Rektor Uniga Malang, Prof. Dr. Sawitri, SE., M.M. menyampaikan tentang pertumbuhan era teknologi dan informasi. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan signifikan dan cepat dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, sosial, teknologi dan budaya. Untuk itulah Uniga Malang selalu berupaya tetap konsisten dalam penyelenggaraan mutu pendidikan dan kelembagaan. Perwujudan dari konsistensi ini dengan upaya perbaikan proses perkuliahan secara berkelanjutan, penguatan sistem penjaminan mutu, peningkatan jumlah riset maupun pengabdian kepada masyarakat dan menjalin kerjasama internasional.

Selain rangkaian seremonial, Uniga Malang juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi yang mampu meraih IPK terbaik di prodi masing-masing. Salah satu wisudawan terbaik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, program studi manajemen adalah Miftahul Jannah. Ia berhasil menyabet gelar mahasiswa terbaik dengan meraih IPK hampir sempurna, 3,92.

Miftahul Jannah, wisudawati yang menyelesaikan kuliahnya dalam kurun waktu 3 tahun 5 bulan ini memiliki semangat yang tinggi terhadap pendidikan. Terbukti dari usahanya mendapatkan nilai-nilai terbaik dan usahanya menyelesaikan studi secepat mungkin. Meskipun ia harus membagi waktu antara kuliah dan kerja, tapi hal ini tidak menyurutkan niatnya untuk meraih prestasi akademik yang memuaskan dan mampu membuat orang tuanya bahagia. Baginya tidak ada yang mustahil jika seorang individu memiliki keyakinan dan tekad yang kuat untuk menjadi yang terbaik.

Ketika ditanya tentang ketertarikannya kepada bangku pendidikan ia menjawab, “Menurut saya seorang yang memiliki pendidikan tinggi akan memiliki wawasan yang tinggi pula. Sehingga ia akan memiliki pola pikir yang dewasa dan lebih baik. Saya memang dari sejak lulus sekolah menengah berharap bisa kuliah. Namun baru kesampaian sekarang. Jadi sayang kalau saya tidak maksimal dalam kuliah.” Ke depan, ia berharap Uniga Malang mampu menjadi universitas yang lebih baik lagi dalam hal pengajaran dan pendidikan, sehingga mampu memberikan kualitas pengajaran yang lebih baik lagi.

Selain rektor dan seluruh jajarannya, dosen dan karyawan serta wisudawan beserta keluarganya, acara wisuda Uniga yang ke 36 ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari luar lingkungan Uniga Malang. Beberapa di antaranya adalah Koordinator Kopertis Wilayah VII Surabaya yang saat itu dihadiri oleh wakilnya. Selain itu, Bupati Trenggalek juga hadir dan memberikan sambutannya di acara ini. Bupati Trenggalek menyampaikan ucapan selamatnya kepada para wisudawan/wisudawati Uniga Malang dan berharap semua alumni dapat mengamalkan ilmunya untuk masyarakat.

Ucapan selamat berdatangan dari berbagai kalangan. Mulai dari Bank BRI KCP Gajayana, Bank BNI, Percetakan Aditya Media, Danlaud Adi Sutjipto Jogjakarta, Danlaud Abd. Saleh Malang, Danlaud Iswahjudi Maospati Magetan, Yayasan Pendidikan Dibia Amerta Bali, dan beberapa ucapan lain dari pihak-pihak yang bekerjasama dan mendukung terselenggaranya pendidikan di Uniga Malang.

Pada akhir sambutannya, Rektor Uniga Malang menyampaikan harapannya untuk para wisudawan/wisudawati. Beliau berpesan, “Semoga Seluruh wisudawan/wisudawati dapat mengamalkan ilmu secara optimal melalui karya nyata yang dilandasi integritas, profesionalitas, dan kejujuran serta menjaga nama baik almamater di manapun berada.” Selain itu beliau juga berharap agar komunikasi tetap terjalin meskipun sudah tidak berada di lingkungan uniga malang. (fan-PTI)

UNIGA LEPAS 349 WISUDAWAN

wisuda

Universitas Gajayana Malang mendapat kado manis pada ulang tahunnya yang ke – 36 kemarin. Itu karena pagi ini, mereka melakukan seremoni wisuda kepada 349 wisudawan. Pelepasan wisudawan dilakukan di Auditorium Uniga dengan dihadiri oleh jajaran senat dan seluruh orang tua mahasiswa.

Lebih dari seperempat abad berdiri, Uniga telah melalui banyak perkembangan positif. Pelepasan wisuda ini dibarengi dengan sejumlah prestasi yang diraih Uniga, baik prestasi mahasiswa, dosen, maupun kelembagaan. Hingga saat ini Uniga telah memiliki tiga fakultas dan dua program pascasarjana.

Ketiga fakultas itu adalah Fakultas Ekonomi & Bisnis S-1 dengan Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan – Perbankan. Kemudian Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya S-1 dengan Program Studi Psikologi dan Sastra Inggris. Sedangkan pada Fakultas Teknik Informatika terdapat Prodi Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Sistem Informasi. Selain itu, pada Program Pascasarjana, Uniga memiliki Prodi Magister Manajemen, dan Magister Akuntansi.

Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Gajayana Malang Prof Dr Dyah Sawitri SE MM juga menyampaikan prestasi – prestasi yang berhasil diraih Uniga dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Salah satunya adalah dosen – dosen yang aktif dalam setiap kegiatan riset yang dilakukan oleh Kemenristek Dikti. “ Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan semakin ditingkatkan  ”, ujar Dyah.

Di ulang tahun ke – 36 ini, Uniga juga berhasil menambah jumlah guru besar, yaitu Prof Dr Ernani Hadiati SE MS. “ Dengan bertambah jumlah guru besar, maka rencana untuk membuka program S3 pada 2017 mendatang bisa terealisasi, ” bebernya.

Tidak hanya itu, Uniga telah berhasil membuka dua prodi baru yang siap menerima mahasiswa pada tahun ajaran baru mendatang. Dua prodi tersebut adalah S-1 Ilmu Komunikasi dan Program Studi Magister Akuntansi. Secara kelembagaan saat ini, Uniga memiliki akreditasi B sesuai dengan SK akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN-PT beberapa waktu lalu. “ Mari kita semua bergandengan tangan untuk mewujudkan ‘ Uniga Berkarakter’”, imbau Dyah.

Dia juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh wisudawan yang dilepas hari ini. “ Selamat, semoga ilmu yang kalian dapat bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Serta semoga selalu bisa mengharumkan almamater tercinta,” tandasnya. ( RadarMalang )

BERGURU PSIKOLOGI KEPEMIMPINAN DARI GURU BESAR UGM

Guru Besar Ilmu Psikologi, Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta berbagi ilmu psikologi di Universitas Gajayana (Uniga) Malang. Beliau hadir pada tanggal 12 Mei 2016 untuk mengisi seminar nasional tentang Psikologi Kepemimpinan & Inovasi. Mengusung tema “Birokrasi dan Kepemimpinan yang Melayani”, beliau menyampaikan materi selama + 2 jam di hadapan ratusan peserta seminar.

Seminar yang bertempat di aula pascasarjana Uniga Malang ini diikuti oleh sekitar 200 peserta umum. Mereka terdiri dari mahasiswa Uniga Malang sendiri, mahasiwa luar dari universitas lain dan juga para pemerhati dan peminat bidang ilmu psikologi seperti dosen dan periset keilmuan psikologi. Para peserta sudah memenuhi ruangan sejak pagi. Banyak yang antusias dengan seminar ini. Terlebih karena penyaji materi merupakan pakar di bidang ilmu psikologi dan pernah menjadi dosen tamu di University of Wienna, Austria.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan membukaacara seminar
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan membukaacara seminar

Seminar ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Djuni Farhan, S.E., M.Si. Dalam pembukaannya beliau juga memberikan sedikit sambutan. Beliau menyampaikan apresiasinya atas waktu yang diluangkan oleh Prof. Ancok untuk memberikan seminar di Uniga Malang. Beliau juga berharap ilmu yang akan diberikan dapat diserap dengan baik oleh seluruh peserta. Dr. Djuni juga mengatakan akan terus melakukan inovasi-inovasi kegiatan serupa seminar untuk peningkatan wawasan bagi mahasiswa uniga malang dan seluruh pelajar yang ada di Malang Raya.

Setelah dibuka oleh Dr. Djuni selaku Wakil Rektor Uniga Malang Bidang Kemahasiswaan, Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D memulai pemaparan materinya. Beliau mengawali tulisannya tentang mental bangsa Indonesia yang mayoritas masih mengesampingkan kemampuannya sendiri. Beliau juga memaparkan bahwa hal inilah yang seringkali membuat kecilnya rasa percaya diri untuk bersaing dengan pihak asing baik yang ada di Negara kita maupun yang ada di negara mereka sendiri. Menurut beliau, mental seperti inilah yang perlu dievaluasi dan direvolusi.

Penyajian yang menarik dengan suasana yang mendukung membuat para peserta seminar menikmati seminar tersebut. Meskipun peserta terdiri dari berbagai kalangan dan usia, pemaparan beliau dapat diterima dengan baik. Hal ini terlihat dari feedback yang muncul dari peserta selama seminar. Feedback nampak dari banyaknya pertanyaan kepada Prof. Ancok selepas menyampaikan materi. Tanya-jawab yang berlangsung begitu hidup sehingga seminar yang berlangsung tidak monoton.

Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D memberikan pemaparan
Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D memberikan pemaparan

Salah satu peserta juga menanyakan tentang kepemimpinan di Negara kita. Terlihat semakin banyaknya pemimpin yang justru meminta untuk dilayani dengan fasilitas yang mewah dan serba lengkap. Dalam hal ini Prof. Ancok yang mendapatkan gelar Ph.D dari Department of  Psychology, Indiana University, USA ini juga menyampaikan dalam tulisannya tentang bagaimana seharusnya seorang pemimpin yang melayani dan bagaimanna konsentrasi dunia tentang kepemimpinan yang melayani, bukan kepemimpinan yang dilayani. Beliau juga menyinggung tentang isi dari buku The Power of Giving atau kekuatan memberi.

Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D (berbatik tengah) berfoto bersama peserta selepas acara
Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D (berbatik tengah) berfoto bersama peserta selepas acara

Di akhir sesi tanya jawab, Prof. Ancok yang sudah menerbitkan buku dengan judul Psikologi Kepemimpinan & Inovasi ini berpesan kepada seluruh peserta untuk menjadi pemimpin yang siap melayani. Dan mampu meneladani pelayanan birokrasi kelas dunia yang selalu mengedepankan kualitas, biaya, waktu dan kepuasan.

Para peserta seminar merasa puas dengan seminar, tema dan penyaji materi yang baru dilangsungkan. Mereka berharap seminar serupa dapat diadakan kembali dengan tema-tema menarik lainnya dan dengan nara sumber yang kompeten di bidang masing-masing. (fan-PTI)